Informasi Gempa Bumi dan Macam-Macamnya

  Informasi

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendefinisikan gempa bumi adalah bergetarnya bumi dari akibat pergerakan lapisan kulit bumi dengan tiba-tiba. Dilihat dari pemicu gerakan ada dua macam yakni ada gempa vulkanik dan gempa tektonik. Ada pemahaman berbeda informasi gempa dari dua istilah tersebur. Gempa vulkanik terjadi akibat letusan gunung berapi. Disisi yang lain, gempa tektonik disebabkan oleh bergeraknya lempeng tektonik. Perbedaan ini sering tidak diketahui oleh masyarakat. Ketika terjadi gempa yang merusak dan merobohkan rumah, banyak disebut masyarakat sebagai gempa bumi. Padahal pengertian berbeda jika dilihat dari teori yang dikemukakan BMKG. Pendalaman gempa bumi tektonok dan vulkanik perlu diuraiakan selanjutnya.

Informasi Gempa Teknonik dan Vulkanik serta Ciri-Cirinya

Informasi Gempa Bumi dan Macam-Macamnya
  1. Seiring berjalannya waktu, lempeng yang berada di dasar bumi selalu mengalami pergeseran. Bisa saja, gerakan yang ada ini saling mendekat, menjauh ataupu bergeser kesegala arah. Pegeseran yang terjadi bisa dengan cepat ataupun lambat. Bahkan dalam setaun menurut teori, akan terjadi pergeseran 0-20 cm. Peristiwa alam ini bisa dijelaskanĀ  secara ilmiah dan bukan dipahami menggunakan mitologi. Saat terjadi tabrakan lempeng, maka bumi akan bergetar luar biasa. Kondisi ini sering disebut dengan gempa bumi berjenis tektonik.
  2. Gempa vulkanik berbeda dengan gempa tektonik. Penjelasan sains menyebut bahwa kulit bumi memiliki mantel yang suhunya sangat panas. Kalau kita sering dengar ada istilah magma saling bisa bertabrakan satu dengan lainnya. Keluaran magma ini bisa keluar dari aktivitas gunung berapi. Dalam studi geografis Indonesia, dikenal dengan ring of fire (lingkaran api) yang ada di Indonesia ini. Besaran gempa ini tergantung dengan gerakan magma. Semakin bergerak besar maka gempa yang terjadi akan semakin terasa kencang.
  3. Kedua gempa ini sering merusak sehingga menjadi musibah bagi bangsa Indonesia. Sudah ada gempa-gempa besar terjadi. Apalagi gempa tektonik ini berserta dengan datangnya tsunami yang besar. Kerusakan wilayah akan lebih terasa berat. Catatan gempa besar di Indonesia misalnya ada gempa jogja, palu, aceh dan NTT. Masih ada gempa besar lain yang bisa setiap tahun terjadi. Informasi gempa yang ada bisa jadi catatan bersama.

Informasi Gempa dan Kedalamannya

Dari teori dapar dilihat bahwa gempa bumi ini ada tiga macam titik kedalamannya. Pertama, ada gempa dangkal parameter angka berkisar pada 70 km. kedua ada gempa menengah yang memiliki kedalaman 300 km. ketiga ada gempa  besar yang memiliki kedalaman lebih dari 300 km. Gempa ini bisa berbeda akibat getaran yang dikeluarkan. Efek goncangan akan mengakibatkan banyak hal. Dari mulai rusak ringan sampai pada rusak berat. Pengalaman yang sangat banyak bisa kita saksikan setiap momentum terjadi gempa luar biasa di Indonesia dan negara lain.

Informasi gempa menjadi perhatian khusus saat akan terjadi. BMKG sering memberikan informasi dini ketika akan terjadi gempa. Adanya informasi yang beredar bisa menjadi perhatian untuk segera mencari tempat yang aman. Apalagi infomasi yang dirilis terbaru BMKG bahwa sepanjang bulan April 2021, ada 807 gempa yang terjadi di Indonesia baik ringan, sedang dan besar. Harus ada antisipasi dini ketika gempa kapan saja melanda. Misalnya dengan tersedianya tempat yang memungkinkan menampung korban. Ini menjadi informasi yang penting untuk diketahui bersama. Agara saat terjadi gempa bumi kita bisa tahu dan mengklasifikasikan jenisnya. Khususnya ada dua macamĀ  dan jenis gempa bumi yakni tektonik dan vulkanik di Indonesia.

LEAVE A COMMENT