Informasi Gelombang Air Laut yang Menyebabkan Situasi Ekstrem

  Berita

Studi tentang informasi gelombang air laut menjadi sangat penting untuk dilakukan. Karena kondisi ini sering merepotkan dan menjadibentuk bencana ekstrem di Indonesia. Banyaknya lautan dibandingkan dengan daratan di Indonesia menjadi perhatian khusus. BMKG adalah lembaga yang memiliki wewenang saat akan terjadi bencana alam. Kondisi angin yang ekstrem di laut diikuti tingginya gelombang menimbulkan ketakutan masyarakat di daerah terdekat. Penelitian menyebutkan bahwa ada peningkatan gelombang 10 tahun terakhir, meningkat 2 meter per detik. Hal yang ditakutkan adalah muncul badai di lautan. Maka akan berdampak pada kenaikan permukaan air laut. Fenomena yang akan terjadi adalah banjir pesisir. Disebabkan meningkatkan ketinggian gelombang.

Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah untuk mengantisipasi jika terjadi banjir akibat peningkatan gelombang air laut. Studi ilmiah yang dilakukan oleh Young bahwa ada tiga lautan yang memiliki gelombang besar diantaranya adalah samudra pasifik selatan, samudra hindia dan atlantik. Ada banyak dampak terjadi akibat gelombang besar. Misalkan akan terjadi erosi pantai, rusaknya pemukiman dan infrastruktur. Penelitian internasional sedang melakukan penelitian untuk mengantisipasi perubahan siklus akibat kondisi tersebut. Peneliti mengungkapkan bahwa muncul peningakatan tingginya gelombang di seluruh dunia, maka ini menjadi perhatian khusus banyak negara.

Peringatan Dini BMKG tentang Informasi Gelombang Air Laut

Informasi Gelombang Air Laut yang Menyebabkan Situasi Ekstrem
  1. Sering ada informasi dini dari BMKG tentang tingginya aktivitas gelombang air laut. Khususnya di Indonesia, gelombang tinggi sering terjadi di pesisir pantai selatan Jawa Tengah dan DIY. Ekstrem ketinggian gelombang bisa sampai sembilan meter. Maka informasi gelombang air laut dikeluarkan BMKG sejak dini kapan saja akan terjadi peningkatan gelombang. Ada banyak sebab yang mendasari terjadinya gelombang besar pasang di pesisir pantai selatan. Tekanan udara besar dan signifikan menjadi penyebab utama yang berasal dari samudera hindia dan laut china selatan. Tidak hanya itu saja, adanya angina siklon tropical menyebabkan gelombang tinggi terjadi. Selain angina tropikal, hadir pula angina ampil. Kecepatan angin tersebut adalah 35 km/jam. Sehingga menjadikan ketinggian gelombang 6-7 meter.
  2. Terjadinya gelombang besar menjadi musibah bagi nelayan. Mereka tidak bisa berlayar mencari ikan. Maka ketika fenomena alam ini terjadi, mereka berjaga-jaga saat gelombang naik sampai daratan. Karena gelombang kapan saja bisa datang. Merusak dan memporak-porandakan tambak ikan dan udang yang dimiliki nelayan. Ada banyak pantai di gunung kudul yang memiliki potensi gelombang besar. BMKG selalu melakukan mitigasi gelombang yang tinggi setiap saat. Tidak hanya di DIY yang menjadi perhatian besar, karena memiliki banyak pantai disana. Perairan Papua dan sekitarnya juga mewaspdai terjadinya cuaca yang ekstrem akibat angina siklon tropis. Maka aktifitas berlayar dianjurkan tidak dilakukan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (kemenhub).
  3. Banyak sekali informasi gelombang laut besar yang menjadi perhatian khusus. BMKG merilis ada perhatian khusus disejumlah perairan di Indonesia yang harus dihindari. Misalnya, tinggi gelombang yang mencapai 4-6 meter serig terjadi samudera pasiik bagian utara papua.

Perhatian Khusus Informasi Gelombang Air Laut

Informasi gelombang air laut menjadi perhatian khusus di Indonesia, khususnya luar Jawa. Antara lain tinggi 2-4 meter terjadi di perairan biak, jayapura, papua barat dan perairan manokwari. Tinggi 1-2.5 meter terjadi di perairan kepulauan halmahera, laut Maluku, teluk cendrawasih, dll. Perhatian dan peringatan dini sebagai informasi bagi masyarakat dari pemerintah agar bisa menyelamatkan diri saat bencana datang.

LEAVE A COMMENT